Dipimpin Kasi Ops Korem 044/Gapo, Kodim 0401/Muba Gelar Geladi Posko I Tahun 2019

oleh -82 views

MUBA,LENSAJABAR.COM — Kodim 0401/Musi Banyuasin gelar latihan Geladi Posko I Tahun 2019 dengan mengusung tema, “Kodim 0401/Muba melaksanakan operasi bantuan penanggulangan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah) di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka penanggulangan bencana alam Korem 044/Garuda Dempo yang pada hari ini Rabu (15/5/2019) memasuki hari kedua.

Latihan Geladi Posko I Kodim 0401/Musi Banyuasin dengan sandi Dempo Sakti XLIX ini digelar selama tiga hari dari tanggal 14 hingga 16 Mei 2019 sebagai upaya untuk menyiapkan kekuatan TNI dalam sebuah proses penanganan bencana Karhutla di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

Pada kesempatan latihan ini Kasiops Korem 044/Gapo Mayor Kav Delvi Marico, S.E. selaku Kawasdal Geladi Posko memaparkan tentang berbagai langkah terkait penanggulangan bencana akibat kebakaran hutan dan lahan. “Geladi Posko merupakan metode latihan taktis tanpa pasukan yang bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan prosedur hubungan Komandan dan Staf dalam merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan operasi bantuan menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan”, terang Kasiops.

Adapun tujuan dilaksanakannya Geladi Posko ini adalah untuk mengetahui sejauhmana kesiapan operasional satuan Kodim 0401/Musi Banyuasin beserta jajarannya. Khususnya dalam mengimplementasikan protap-protap yang ada, “jelas Mayor Delvi”.

Hal senada juga disampaikan Komandan Kodim 0401/Musi Banyuasin Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., yang mengatakan bahwa Latihan Geladi Posko dilakukan untuk meningkatkan hubungan Komandan dan Staf dalam merencanakan operasi dan melaksanakan olah yudha, menyelenggarakan Komando pengendalian operasi serta menyelenggarakan implementasi prosedur dan tata kerja yang berlaku di suatu Pos Komando.

”Dengan kegiatan yang dipusatkan di Makodim 0401/Musi Banyuasin, latihan Geladi Posko ini diharapkan mampu memantapkan tugas-tugas yang didapatkan dengan kemampuan yang memadai khususnya dalam menanggapi, menangani dan menyelesaikan suatu permasalahan dengan cepat dan tepat sehingga tidak berkembang menjadi kerawanan yang mempengaruhi stabilitas keamanan dan menghambat pembangunan di daerah”, kata Letkol Saifuddin. (RSP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *