Desa Tenjowaringin, Deklarasikan Desa Siaga Donor Mata

oleh -5 views

TASIKMALAYA, LENSAJABAR.COM — Antusiasme masyarakat Desa Tenjowaringin untuk mendaftar sebagai calon anggota donor mata sangat tinggi. Dari sekitar 5600 jiwa  warganya, 2000 orang diantaranya merupakan calon pendonor mata.

 

” Spirit yang mendorong banyaknya calon pendonor mata di Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya ini merupakan rasa kepedulian sosial yang tinggi. Tak hanya terkait donor mata, di desa ini juga menjadi salah satu lumbung darah di Kabupaten Tasikmalaya ” ungkap Usama Ahmad Rizal Humas Keluarga Donor Mata Tasikmalaya, Melalui jaringan selular kepada Redaksi Tabloid Lensajabar, Sabtu (15/12).

” Melihat potensi yang sangat besar tersebut, kami membentuk Keluarga Donor Mata (KDM)  Desa Tenjowaringin pada tahun 2016, hingga sekarang sudah 11 kornea mata yang terambil. Dan dalam waktu dekat kami akan mendeklarasikan Desa Siaga Donor Mata” tandas pria yang akrab di sapa Rizal.

Lebih lanjut Rizal mengatakan, Donor kornea mata dimasyarakat pada umumnya masih tabu, padahal kegiatan penggalangan donor kornea mata dilandasi dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), 13 Juni 1979. “Seseorang yang semasa hidupnya berwasiat akan menghibahkan kornea matanya sesudah wafat,  dengan diketahui dan disetujui dan disaksikan oleh ahli warisnya, wasiat itu dapat dilaksanakan dan harus dilaksanakan oleh ahli bedah”, yang ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa MUI K.H Syukri Ghozali.

“Secara statistik jumlah calon donor mata yang terdaftar di Bank Mata Indonesia sangat rendah sekali apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia. Sementara itu, jumlah orang yang mengalami kebutaan di Indonesia sekitar 3,5 juta orang” imbuhnya.

Rizal mengaku, Deklarasi Desa Siaga Donor Mata merupakan ikhtiar kami untuk mengkampanyekan donor kornea mata dan membuat harum nama Kabupaten Tasikmalaya.

Karena dengan deklarasi tersebut, menurutnya (Rizal, red*) Desa Tenjowaringin menjadi Desa dengan calon pendonor mata terbanyak se-Indonesia.

“Kami juga berharap di Tasikmalaya bisa ada Bank Mata, yang nantinya akan mempermudah pengambilan kornea mata dan tidak banyak memakan banyak waktu. Karena sekarang pengambilan kornea mata dilakulan oleh Tim Mata dari Bandung” tutup Rizal.(*Red).

   

300 LAWYER LEMBAKUM INDONESIA BERSIFAT NETRAL, SIAP MENERIMA LAPORAN PENGADUAN MASYARAKAT APABILA ADA KECURANGAN PEMILU, KLIK " GABUNG " UNTUK MULAI LAPORAN.

GABUNG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *